Halo! nama saya Anggifha biasa disapa Rara. Untuk kali ini kita akan mempelajari tentang instalasi Debian Via VirtualBox 9.5 . Sebelumnya, Apakah kalian masih ingat apa itu debian?
Debian
Debian adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU dan lisensi perangkat lunak lainnya.
Hal-hal yang kita perlukan adalah:
1. Komputer/Laptop
2. VirtualBox
3. File ISO Debian 9.5
Jika sudah semuanya, maka langsung kitalakukan langkah- langkahnya;
1. Buka virtualbox dan klik 'new'
2. Kita beri nama yang ada unsur 'debian' dan tipenya menjadi linux setelah itu kita lanjut.
3. File ISO Debian 9.5
Jika sudah semuanya, maka langsung kitalakukan langkah- langkahnya;
1. Buka virtualbox dan klik 'new'
3. penyimpanannya kita rubah yang tadinya C menjadi D agar file nya tidak mudah hilang
4. Kita simpan penyimpanan di DATA dan buat folder baru. Lalu namakan foldernya dan simpan dalam folder baru yang kita buat.
5. Untuk memori kita pilih 1024 lalu klik lanjut.
6. Untuk harddisk kita pilih yang 'buat harddisk virtual sekarang' lalu klik 'buat'
7. lalu untuk tipe harddisk nya kita pilih VDI yaitu virtual disk image. selanjutnya klik next
8. Untuk penyimpanan pada harddisk kita pilih 'dialokasikan secara dinamik' karna hanya akan memakai ruang pada harddisk fisik kita terisi (sampai dengan suatu ukuran tetap maksimum) .
9. lalu untuk penyimpanan harddisk virtual kita pilih 100 GB untuk menyimpan banyaknya berkas yang akan disimpan ke dalam Virtual box.
10. Jika sudah selesai lalu pindah ke pengaturan
11. kita klik penyimpanan dan masukan file ISO debian 9.5
12. lalu kita ke jaringan dan untuk adapter satu kita alihkan ke bridge karna kita menggunakan internet.
13. untuk adapter kedua kita ceklis enable network dan pilih only host. selanjutnya klik lanjut.
14. selanjutnya jika setting sudah selesai kita klik start
15. jika ada tampilan seperti ini maka pilih file ISO Debian 9.5
16. lalu akanmuncul seperti ini maka kita pilih install. karna jika memilih GUI akan berat.
17. untuk bahasa kita pilih bahasa inggris karna jika memilih bahasa indonesia bahasanya menjadi aneh.
18. setelah itu kita pilih other untuk lokasi kita karna tidak ada pilihan asia
19. setelah sebelumnya memilih other, kali ini pilih asia
20. Pilih indonesia sebagai lokasi kita
21. untuk konfigurasi locl pilih seperti di gambar
22. selanjutnya, untuk keyboard kita gunakan keyboard menjadi american english.
23. saat kita configure the network. kita pilih enp0s3.
24. selanjutnya kita pilih configure network manually. tetapi jika sebelumnya menanmpilkan hostname maka pilih go back terlebih dahulu.
25. nah selanjutnya ditampilkan ip address. karna sebelumnya kita pilih manual maka kita mengisinya dengan manual. untuk itu kita klik jaringan yang terhubung di pc atau laptop kita dan melihat ip addresnya.
26. kita ke change adapter lalu pilih internet yang tersambung
27. lalu pilih status untuk mengetahui ip addressnya
28. lalu kita ketikan ip addressnya. diusahakan agar tiga dibelakangnya diubah. diatas angka satu dan dibawah angka dalam ip address nya
29. netmask nya kita ubah mnjadi 255.255.255.0
30. untuk gateway kita ikuti seperti ip address tetapi belakangnya kita ubah menjadi 1 seperti netmask
31. selanjutnya server address, kita ubah sama seperti gateway.
32. lanjut ke hostname. kita isi sesuai kita lalu klik continue
33. untuk domain name kita lewatkan saja
34. selanjutnya kita pasang password. pastikan kalian ingat passwordnya.
35. selanjutnya ketik password yang telah kalian ketik sebelumnya untuk verifiksasi.
36. disini kita ketik fullname untuk user kita. user ini akan digunakan saat kita login di linux.
37. selanjutnya memilih username untuk akun kita. sangat disarankan menggunakan nama pertama. username juga harus dimulai dengan hururf kecil, bisa juga diikuti dengan kombinasi antara nomer dengan huruf kecil.
38. setelah memasang user, selanjutnya kita menyetel password untuk user kita. disarankan menggunakan password dari campuran huruf kecil dan nomer.
39. selanjutnya ketik password yang telah kalian ketik sebelumnya untuk verifiksasi.
40. selanjutnya kita konfigurasi waktu sesuai wilayah kalian sendiri.
41. selanjutnya ada pemilihan partition disk. penginstalan dapat memandu kalian melewati partition disk. atau kalian bisa melakukannya dengan manual. menggunakan guide, kalian masih bisa untuk me riview atau menyesuaikan hasilnya. disini kita pilih manual.
42. lalu ada gambaran kalian hanya adda configure partisi dan mount point. pilih partisi untuk memodifikasi pengaturan seperti berkas, ruang bebas untuk dibuat partisi atau alat untuk memulai tabel partisinya. kita pilih yang SCS11.
43. disini ditanyakan apakah kita akan membuat partisi kosong. kita pilih yes.
44. untuk memulai partisi pertama kita pilih pri/log free space
45. disini kita pilih create a new partition
46. untuk partisi pertama, saya pakai 80 GB. kalian bisa menggunakan berapapun.
47. kita pilih primary untuk partisi baru.
48. untuk ini, kalian silahkan pilh manapun untuk membuat partisi baru di awal atau akhir. karna saya ingin di awal maka pilih beginning.
49. jika sudah muncul seperti yangdigaris bawahi, maka pilih done setting up.
50. jika partisi pertama sudah ada maka selanjutnya kita pilih partisi ke dua yang pri/log free lagi.
51. untuk partisis kedua kita pilih agak kecil saja. disini saya pilih hanya 8 GB.
52. untuk typenya kita bedakan dari yang pertama. kita pilih logical.
53. untuk ini, kalian silahkan pilh manapun untuk membuat partisi baru di awal atau akhir. karna saya ingin di awal maka pilih beginning.
54. selanjutnya jika sudah ada tampilan seperti ini, ubah ext4 nya
55. sebelumnya ext4, kita ubah menjadi swap area
56. jika use as nya sudah berubah menjadi swap area, maka pilih done setting
57. untuk partisi yang ketiga, pilih pri/log free lagi.
58. kembali create a new partition
59. karna ini adalah partisi terakhir, maka kita pilih sisa nya sebagai size.
60. tipe nya kita pilih seperti partisi pertama,yaitu primary.
61. untuk yang ke tiga gunakan use as ext4. tetapi mount point nya kita ubah.
62. lalu kita kebawah dan pilih enter manually
63. lalu yang sebelumnya /home kita ubah menjadi /data
64. jika sudah terganti use as nya menjadi /data, maka kita klik done.
65. selanjutnya, pastikan semua partisi terisi dengan benar dan klik finish.
66. jika ditanyakan write the change disk maka kita pilih yes
67. untuk scan another CD or DVD maka kita pilih no.
68. jika ditanyakan use network mirror maka kita pilih no.
69. lalu akan muncul seperti ini, ini adalah pilihan software yang akan diinstall. pilih hanya dua saja. yaitu ssh dan standard system.
70. jika di tanyakan untuk install GRUB maka pilih yes.
71. untuk device, kita pilih /dev/sda
72. nah installation complete maka klik complete
73. setelah itu kita akan diarahkan ke linux. jika masih belum mengerti tentang linux bisa ke blog saya yang lain untuk perintah dasarnya https://raraagf.blogspot.com/2019/09/kumpulan-perintah-dasar-di-linux-debian.html
74. kita cek ip adress di linux dengan mengetik ip a
75. setelah itu buka PuTTY dan samakan ip address nya dengan yang di linux lalu open.
76. setelah itu kita login di putty
77. lalu kita cek ip address kita
78. setelah itu kita ketik nano /etc/network/interfaces
79. maka akan ada tampilan seperti ini. kita pinndahkan ke bagian allow dan kita cut
80. lalu kita uncut dan mengganti enp0s3 yang di bawah menjadi enp0s8 dan mengganti ip addressnya sesuai kita.
81. setelah itu kita exit dan yes
82. lalu kita reboot
83. lalu kita login kembali di putty dan ketik ip a dan enp0s8 sudah terganti
Okay! sekian yang bisa saya ajarkan. jika ada penulisan kata mohon dimaklumi atau bisa dikoreksi di kolom komentar dan juga jangan lupa mampir ke blog saya yang lain ya... semoga yang saya berikan bermanfaat dan sampai jumpa! have a nice day!



















































































Komentar
Posting Komentar