Remote Server
Remote Server adalah cara mengakses server yang diakses sebagai bagian dari proses client tanpa membuka koneksi terpisah, berbeda, ataupun langsung.
SSH
SSH adalah sebuah protokol administrasi yang memungkinkan user untuk mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam server. Jika menggunakan SSH, Anda mempunyai opsi untuk melakukan autentikasi pengguna remote sebelum melakukan koneksi. Selain itu, SSH juga dapat mengirimkan input dari SSH client ke host (server) kemudian mengirimkan kembali hasilnya kembali ke user client.
Nah, jika sudah mengetahui apa itu Remote Server dan SSH maka kita akan mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan dalam kegiatan ini, seperti;
1. Komputer/Laptop
2. Debian 9.5/9.7 yang sudah dikonfigurasi
3. VirtualBox
4. Putty
jika sudah menyiapkan persiapan yang diperlukan, mari kita mulai mengkonfigurasi.
1. Buka VirtualBox dan pilih debian yang sudah dikonfigurasi untuk di-clone dengan mengklik kanan.
2. Masukan Nama, penyimpanan foldernya dan Mac Address nya gunakan include all network adapter MAC Address
yang ditampilkan akan seperti ini lalu next
3. selanjutnya pilih 'full clone' dan 'clone' otomatis dia akan meng-clone.
4. selanjutnya klik start dan login menggunakan username dan password
5. lalu install paket net-tools dengan perintah apt install net-tools. pada bagian yang diberi kotak merah mengharuskan kita memasukan DVD Linux.
6. selanjutnya tambahkan user dengan perintah adduser ujianremote dan masukan password.
7. lakukan reboot
8. lalu tampilannya akan seperti ini kita klik Device dan pilih optical drives lalu pilih file ISO Debian yang akan dilepas.
lalu klik force umont untuk melepas DVD
kemudian reset mesinnya pada bagian machine dan reset
klik reset
Remote Server SHH
1. selanjutnya gunakan login dengan user yang baru dibuat. masukan username dan password, untuk login su tidak berubah.
2. login putty menggunakan IP Address
3. jika tidak bisa seperti ini maka install ssh terlebih dahulu
4. install ssh menggunakan perintah apt install ssh
5. jika sudah berhasil maka login dengan username dan password lalu login su dan passwordnya.
6. masuk ke nano /etc/ssh/sshd_config
ubah port menjadi 2021 dan hilangkan pagarnya
lalu pada bagian 'PermitRootLogin' menjadi yes
7. mulai ulang ssh menggunakan perintah /etc/init.d/ssh restart
8. cek status ssh dengan perintah systemctl status ssh jika sudah hijau dan ada tulisan running makan berhasil.
9. periksa software apa saja yang sudah terinstall dengan dpkg -l openssh-server
10. lakukan pengujian dengan login kembali ke putty dengan ip yang sama tetapi dengan port 2021
11. jika bisa login seperti ini maka tandanya pengujian berhasil
12. lakukan pengujian ulang menggunakan cmd dengan login ssh ujianremote@172.18.0.7 -p 2021. jika bisa login maka konfigurasi telah berhasil.



























Komentar
Posting Komentar