Langsung ke konten utama

Konfigurasi DHCP Server pada Windows 2016

 


Halo! Kali ini kita akan belajar mengenai bagaimana caranya mengkonfigurasi DHCP Server pada Windows lebih tepatnya pada windows 2016. Sebelum itu, apa itu DHCP Server?

DHCP merupakan singkatan dari Dynamic Host Configuration Protokol. DHCP Server adalah perangkat yang bertugas memberikan konfigurasi jaringan secra otomatis. Biasanya, DHCP Server hanya ada satu dalam jaringan. Sedangkang DHCP CLient adalah perangkat yang menerima konfigurasi jaringan dari DHCP Server tadi. 

Setelah mengetahui tentang DHCP sekarang persiapkan hal-hal yang akan dibutuhkan untuk memulai konfigurasi seperti:

1. Windows 2016 sebagai DHCP Server

2. Windows 7 sebagai DHCP Client 

3. Debian 9 sebagai DHCP Client

Setelah menyiapkan hal tersebut, kita buat konfigurasinya:

1. Gunakan adapter 'bridge' dengan adapter 'internal network' pada windows 2016 dan kita start.



2. Input keyboard 'ctrl+alt+Del' untuk masuk ke dalam windows


3. Masukan password yang sudah di buat.


4. Klik 'add roles and features' untuk membuka pengaturan server manager.


5. Klik Next pada notifikasi ini


6. Akan diminta untuk memilih tipe installasi, kita pilih yang 'role-based or feature-based installation' untuk mengkonfigurasi server dengan menambahkan peran windows, aturannya dan fiturnya.


7. Kemudian pada Server selection kita pilih 'select a server from the server pool'


8. Pilih peran windows menjadi 'DHCP Server' dan 'add Features' untuk menambahkan fiturnya.


9. Pada bagian features kita pilih yang 'NET Framework 4.6' kemudian Next.


10. Akan ada notifikasi terkait dengan informasi DHCP Server kita klik Next.


11. Kemudian pada bagi n konfirmasi kita klik 'install'


12. Proses installasi akan berjalan.


13. setelah proses installasi selesai kita klik bagian bendera ini.


14. Pada bagian description kita klik 'commit'


15. Pada bagian summary kita klik 'close'


16. Kemudian klik bagian 'tools' dan pilih 'DHCP'


17. Pada bagian 'win' kemudian 'IPv4' dan di bagian 'server' kita klik kanan dan pilih 'configure Options' untuk memulai konfigurasi.


18. sebelumnya Konfigurasi terlebih dahulu IPv4 yang ada pada Windows 2016 menggunakan IP Yang di inginkan seperti ini.


19. Ceklis pada bagian '003 Router' dan isi IP Gateway yang akan digunakan. 


20. Kemudian ceklik '006 DNS Servers' dan tambahkan IP DNS.


21. Kembali  pada IPv4, kita klik kanan dan pilih 'New Scope'


22. Kita klik Next


23. Masukan nama bebas kemudian next.


24. Pada bagian IP Address Range, kita masukan IP range dengan subnetnya kemudian Next.


25. Lewatkan pada bagian addd exclusions and delay.


26. Lakukan hal yang sama pada Lease Duration.


27. Kemudian pada Configure DHCP Options pilih 'yes' kemudian Next.


28. pada bagian Router Default Gateway kita masukan IP Gateway kita.


29. Pada bagian Domain Name and DNS Servers kita masukan nama Domainnya.


30. Kemudian pada bagian WINS Servers kita lewatkan.


31. Aktifkan Scope yang telah dibuat dengan memilih 'yes' kemudian Next.


32. Kemudian konfiurasi telah komplit dengan klik 'finish'


Pengujian!

1. Buka Client Debian dan cek IP Address nya maka akan masuk IP yang sebelumnya kita kirim di DHCP Server.


2. Kembali ke DHCP Server kemudian pada Reservation kita klik kanan dan pilih 'New Reservation' untuk menambahkan IP yang akan di kirim pada Client Debian.


3. Tambahkan nama dan IP Address yang akan dikirim begitu juga MAC Address yang ada pada jarinagn Debian kemudian 'add'


4. Jika berhasil maka IP Pada Debian akan berubah sesuai yang di konfigurasi.


Pengujian 2!

1. Tambahkan Reservasi baru dengan nama juga IP Address untuk Win7 dengan tambahkan MAC Address yang ada pada jaringan Win7 kemudian klik add.


2. Jika Berhasil maka akan muncul IP Address yang dikonfigurasi pada win7.



Selesai! Semoga membantu dan sampai jumpa.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Mail Server dengan Postfix dan Dovecot di Debian 9

 Hola! Kali ini kita akan belajar bagaimana cara menkonfigurasi Mail Server dengan Postfix dan Dovecot di Debian 9. Bagi kalian yang belum tau apa itu Mail Server,  Mail server  adalah program yang bekerja untuk mendistribusikan email dalam suatu jaringan.  Mail server adalah  sebuah program berbasis cloud computing dalam layanan internet yang digunakan untuk melayani pengiriman atau penerimaan email via jaringan server mail yang sama . jika sudah mengetahui apa itu Mail Server, lalu apa itu Postfix dan Dovecot?  Postfix   adalah   MTA  atau   mail transfer agent   bebas dan terbuka untuk sejumlah sistem operasi bertipe Unix. Postfix menerima surat dari dunia luar dan dari sumber-sumber lokal, dan merutekannya ke tujuannya.  Dovecot  adalah perangkat lunak antarmuka kotak surat. Secara khusus, ini memungkinkan pengguna untuk mengakses kotak surat mereka menggunakan antarmuka   IMAP .   Tujuan utama Dovecot adala...

Instalasi Windows Server 2019 Via VirtualBox

    Halo! Perkenalkan nama saya Anggifha biasa dipanggil rara. Untuk pelajaran kali ini kita akan mempelajari cara menginstall windows 2019  via virtualbox. Sebelumnya, apakah kalian tau apa itu windows servers.  Windows server Sistem operasi versi  Windows  yang khusus digunakan untuk  server  atau datacenter. Biasanya digunakan sebagai  server  networking perusahaan, berbagai layanan berbasis cloud, atau sebagai  server  website, web app dan lain sebagainya. lalu, apa saja yang dibutuhkan untuk menginstall windows server? 1. Komputer/laptop 2. VirtualBox 3. File ISO windows server selanjutnya langkah-langkahnya: 1. buat nama dan penempatan folder. karna kita menginstall windows 2019, maka pilih tipe microsoft windows dan dengan versi windows server 2019. setelah itu klik next. 2.  ukuran memorinya ikut yang disarankan. 3. untuk hard disknya pilih buat hard disk virtual sekarang. 4. untuk tipe berkas harddisk pilih yang V...

Konfigurasi Database MySQL Server pada Debian 9

Halo! Kembali lagi di blog rara, kali ini kita akan belajar bagaimana konfigurasi Database MySQL Server pada Debian 9. Sebelumnya, Bagi yang belum tahu apa itu MySQL,  MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multialur, multipengguna, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. untuk melakukan konfigurasi ini, kita membutuhkan: 1. Laptop/PC 2. Debian 9 selanjutnya, mari kita lakukan konfigurasi! 1. masukan repositori terlebih dahulu pada debian dengan perintah nano /etc/apt/sources.list . repositori lokal bisa diambil dari  https://www.linuxsec.org/2019/01/repo-lokal-debian-stretch.html 2. selanjutnya update repo dengan perintah apt-get update. 3. install MySQL dengan perintah apt-get install mysql-server . 4. cek status mysql dengan perintah systemctl status mysql untuk melihat keaktifannya.  5. masuk ke mysql_secute_installation untuk menkonfigurasi database dengan memasukan password. 6. selanjutnya kita masukan perintah...