Langsung ke konten utama

Konfigurasi Monitor Jaringan menggunakan Cacti pada Debian 9

 


Halo! kali ini kita akan belajar mengenai bagaimana caranya mengkonfigurasi Monitoring Jaringan. Sebelumnya, bagi yang belum tau mengenai monitoring jaringan yaitu, sebuah sistem yang berfungsi memantau aktivitas pada perangkat jaringan. Monitoring jaringan juga memiliki beberapa fungsi seperti:

1. Mambantu dan mempermudah admin apabila mendesain ulang jaringan

2. Mengatur flow kontrol data dan paket yang melewati jaringan

3. Membantu Admin mengetahui aktivitas yang berlangsung dalam jaringan

Hal-hal yang dibutuhkan dalam memonitoring jaringan yaitu:

1. Debian 9

2. Putty

3. Windows Client

Selanjutnya kita mulai konfigurasinya:

1. Gunakan interface Bridge pada Debian dan ubah network pada perintah 'nano /etc/network/interfaces'



2. Masukan Repository pada debian menggunakan perintah 'nano /etc/apt/sources.list'. Untuk repository bisa diambil disini https://www.linuxsec.org/



3. lakukan update pada paket repository



4. Install paket bind9 dengan perintah 'apt install bind9' kemudian ketik 'y'



5. masuk ke direktori bind dengan perintah 'cd /etc/bind' kemudian akan terlihat file 'named.conf.default-zones' 



6. Masuk ke dalam folder dengan perintah 'nano named.conf.local' lalu masukan zona nya.


7. copy db.local menjadi kelompok9 dengan perintah 'cp db.local kelompok9' dan copy db.127 menjadi 5 dengan perintah 'cp db.172 9' 5 merupakan angka terakhir pada ip debian.


8. masuk ke dalam 'nano /etc/resolv.conf' dan masukan 'search kelompok9' lalu masukan nameserver dengan gateway dan ip google.


9. Masuk kedalam file kelompok9 dan ubah konfigurasi menjadi seperti di gambar.


10. lakukan hal yang sama pada file 5


11. install paket dnsutils dengan perintah 'apt install dnsutils'


12. restart bind9 dengan perintah '/etc/init.d/bind9 restart'


13. masuk kembali kedalam 'nano /etc/resolv.conf' dan kasih pagar pada nameserver google untuk menonaktifkannya.


14. lakukan pengujian ping pada domain server menggunakan perintah 'ping cacti.kelompok9.com'


15. lakukan verifikasi pada domain menggunakan perintah 'dig cacti.kelompok9.com' maka akan terlihat domain server.


16. lakukan pengujian nslookup dengan perintah 'nslookup cacti.kelompok9.com'


17. masuk ke resolv.conf kembali untuk menghilangkan pagar.


18. Selanjutnya lakukan installasi webserver apache2 dengan perintah 'apt install apache2'


19. masuk ke file apache2.conf dengan perintah 'nano /etc/apache2/apache2.conf' dan tambahkan konfigurasi 'ServerName localhost'


20. masuk ke direktori menggunakan perintah 'cd /etc/apache2/sites-available'


21. copy file 00-default.conf menjadi cacti.conf


22.  Masuk ke dalam file cacti.conf kemudian ubah pada servername menjadi 'cacti.kelompok9.com' dan pada documenroot menjadi '/usr/share/cacti/site'


23. aktifkan file cacti menggunkan a2ensite dengan perintah 'a2ensite cacti.conf'


24. masukan perintah 'systemctl reload apache2'


25. Selanjutnya kita install php dengan menginstall mariadb menggunakan perintah 'apt-get install mariadb-server mariadb-client' 


26. restart mysql menggunakan perintah '/etc/init.d/mysql restart'


27. lakukan installasi cacti menggunakan perintah 'apt install cacti'


28. pilih server 'apache2' 


29. kemudian pilih 'yes'


30. masukan password untuk mysql 


31. masukan konfirmasi password sebelumnya


32. Selanjutnya lakukan penginstallan paket snmp dan snmpd menggunakan perintah 'apt install snmp snmpd' 


33. masuk ke direktori snmp menggunakan perintah 'cd /etc/snmp/' dan copy file menggunakan perintah 'cp snmpd.conf snmpd.conf.backup'


34. masuk kedalam file snmpd.conf, pada bagian aggentAddress masukan IP Address pada debian.


35. Turun kebawah lagi pada bagian rocommunity public, localhostnya diubah menjadi IP pada debian dan bawanya pada public diubah menjadi 'kelompok9'


36. pada bagian system information masukan lokasi tempat dan email.


37. restart paket snmpd menggunakan perintah '/etc/init.d/snmpd restart'


38. lakukan pengujian dengan perintah 'snmpwalk -v 1 -c kelompok9 172.18.0.5'


39. ubah IPv4 pada laptop dengan IP Debian


40. cari pada browser client 'cacti.kelompok9.com'


41. login menggunakan user 'admin' dan password pada mysql.


42. tampilannya akan seperti ini lalu buat device baru dengan klik 'create devices'


43. klik 'add' pada pojok kanan


44. laukan konfigurasi berupa informasi system pada snmp kemudian 'create'


45. Jika sudah sukses seperti ini, buat graph untuk device dengan klik 'create graphs for this host'


46. centang semua kotak pada template dan pilih 'create'


47. Pilih create.


48. buat data query baru menggunakan 'SNMP-Interface Statistics' kemudian pilih 'add'


49. buat graph baru kembali dengan klik 'create graph fo this hots'


50. Kemudian pilih 'Graph Trees' dan pilih 'Add'


51. Beri nama kemudian klik 'create'


52. Pilih 'Monitoring kelompok9' dan klik icon gambar di pojok kanan untuk melihat grafiknya.


53. Ini Adalah grafik perkembangan pada Monitoring kelompok9.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Mail Server dengan Postfix dan Dovecot di Debian 9

 Hola! Kali ini kita akan belajar bagaimana cara menkonfigurasi Mail Server dengan Postfix dan Dovecot di Debian 9. Bagi kalian yang belum tau apa itu Mail Server,  Mail server  adalah program yang bekerja untuk mendistribusikan email dalam suatu jaringan.  Mail server adalah  sebuah program berbasis cloud computing dalam layanan internet yang digunakan untuk melayani pengiriman atau penerimaan email via jaringan server mail yang sama . jika sudah mengetahui apa itu Mail Server, lalu apa itu Postfix dan Dovecot?  Postfix   adalah   MTA  atau   mail transfer agent   bebas dan terbuka untuk sejumlah sistem operasi bertipe Unix. Postfix menerima surat dari dunia luar dan dari sumber-sumber lokal, dan merutekannya ke tujuannya.  Dovecot  adalah perangkat lunak antarmuka kotak surat. Secara khusus, ini memungkinkan pengguna untuk mengakses kotak surat mereka menggunakan antarmuka   IMAP .   Tujuan utama Dovecot adala...

Instalasi Windows Server 2019 Via VirtualBox

    Halo! Perkenalkan nama saya Anggifha biasa dipanggil rara. Untuk pelajaran kali ini kita akan mempelajari cara menginstall windows 2019  via virtualbox. Sebelumnya, apakah kalian tau apa itu windows servers.  Windows server Sistem operasi versi  Windows  yang khusus digunakan untuk  server  atau datacenter. Biasanya digunakan sebagai  server  networking perusahaan, berbagai layanan berbasis cloud, atau sebagai  server  website, web app dan lain sebagainya. lalu, apa saja yang dibutuhkan untuk menginstall windows server? 1. Komputer/laptop 2. VirtualBox 3. File ISO windows server selanjutnya langkah-langkahnya: 1. buat nama dan penempatan folder. karna kita menginstall windows 2019, maka pilih tipe microsoft windows dan dengan versi windows server 2019. setelah itu klik next. 2.  ukuran memorinya ikut yang disarankan. 3. untuk hard disknya pilih buat hard disk virtual sekarang. 4. untuk tipe berkas harddisk pilih yang V...

Konfigurasi Database MySQL Server pada Debian 9

Halo! Kembali lagi di blog rara, kali ini kita akan belajar bagaimana konfigurasi Database MySQL Server pada Debian 9. Sebelumnya, Bagi yang belum tahu apa itu MySQL,  MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multialur, multipengguna, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. untuk melakukan konfigurasi ini, kita membutuhkan: 1. Laptop/PC 2. Debian 9 selanjutnya, mari kita lakukan konfigurasi! 1. masukan repositori terlebih dahulu pada debian dengan perintah nano /etc/apt/sources.list . repositori lokal bisa diambil dari  https://www.linuxsec.org/2019/01/repo-lokal-debian-stretch.html 2. selanjutnya update repo dengan perintah apt-get update. 3. install MySQL dengan perintah apt-get install mysql-server . 4. cek status mysql dengan perintah systemctl status mysql untuk melihat keaktifannya.  5. masuk ke mysql_secute_installation untuk menkonfigurasi database dengan memasukan password. 6. selanjutnya kita masukan perintah...